5. Kronik Sejarah dalam Prinsip Dasar Ilmu Sejarah
Kronik adalah kumpulan catatan perjalanan seorang musafir, pujangga, ataupun pendeta pada zaman dahulu. Mereka biasanya menulis catatan bebas berisi peristiwa yang mereka alami, amati dan rasakan. Kronik biasanya mencatumkan waktu peristiwa yang mereka alami. Kronik sebagai sebagai kebiasaan mendokumentasikan peristiwa ditemukan pada dinasti Tiongkok zaman dahulu. Para musafir dan pendeta India yang datang ke nusantara pun menulis kronik. Contonya adalah catatan perjalanan Fa-Hien, seorang pendeta tiongkok yang singgah di Pulau Jawa dalam perjalanan pulang ke Tiongkok dari India. Dalam kronik tersebut, Fa-Hien menjelaskan tentang kehidupan masyarakat pesisir di beberapa tempat yang disinggahinya telah mendapat pengaruh Hindu-Budha.
Kronik dapat dijadikan sebagai sumber sejarah karena banyak kejadian / peristiwa penting yang tercatat dalam kronik. Selain itu, kronik berisi catatan peristiwa yang disertai dengan catatan waktu. Meskipun demikian, penggunaan kronik sebagai sumber sejarah memerlukan kritik dan sumber lain sebagai referensi. Hal ini karena kronik disusun / ditulis berdasarkan pengamatan pihak penyusun kronik tanpa disertai bukti-bukti yang valid.
Artikel ini membahas :
Pengertian kronik, pengertian kronik sejarah, dinasti tiongkok zaman dahulu, catatan perjalanan Fa-Hien, Fa-Hien pendeta tiongkok, salah satu cerita pendeta tiongkok yang pernah ke pulau jawa, perjalanan fa-hien ke pula jawa, penjelasan kronik, kronik dapat dijadikan sumber sejarah, kronik catatan peristiwa yang disertai catatan waktu, penjelasan kronik pada ilmu sejarah, apa itu kronik?, penyebab munculnya kronik sejarah, asal-usul kronik sejarah
No comments:
Post a Comment